Blog Asik
Jangan lupa RSS meimiaw :)
Bookmark
di Browser kamu
Punya pertanyaan?
Kirim email ke Mei!

Sabtu, 13 Juli 2013

Sempurna?

0 komentar
Dear Miawers,

        Sempurna? Apa itu sempurna? Adakah yang sempurna?
Oke...
        Sebenernya yang sempurna itu cuma Tuhan dan ga ada yang lain. Cuma kebanyakan manusia itu dengan entengnya mengatakan sesuatu atau seseorang "sempurna" entah apa itu alasanya. Mungkin karena menurut pandangan mereka itu tidak ada yang cacat atau bisa jadi karena mereka cuma berkilah.

Kebanyakan dikehidupan remaja alasan suatu kesempurnaan menjadi alasan klasik yang cukup populer dalam menerima maupun menolak seseorang. Entah itu disengaja atau tidak saya pun tak tahu. Berikut saya ceritakan suatu pengalaman seorang cewek tentang kesempurnaan ini.

|
|
|
Begini ceritanya,

         Disebuah pelosok daerah Indonesia, hiduplah seorang perempuan yang biasa-biasa saja. Tidak punya keahlian dalam bidang apa pun dan tidak pandai berbicara. Banyak yang mengenal Gadis itu dengan nama Ria. Karena teman-teman maupun guru mengetahui Ria adalah gadis yang aktif berorganisasi, bersemangat, ceria, dan pandai. Seorang anak berprestasi yang tampilannya sederhana dengan background keluarga yang tergolong cukup mampu. Terlebih gadis tersebut merupakan anak tunggal, banyak yang mengatakan bahwa apa pun yang diminta gadis tersebut pasti dituruti. Ria yang  selalu bisa masuk sekolah-sekolah favorit tanpa tes didaerahnya tersebut. Banyak yang mengatakan betapa beruntungnya hidup Ria. Sudahlah pintar, anak tunggal, berparas cantik. Sempurna. Ya itulah yang kebanyakan dikatakan orang-orang.
         Semua tampak begitu indah. Tanpa ada yang tahu apa yang terjadi. Tanpa ada yang tahu ada apa dibalik senyum Ria. Tidak....tidak ada yang tahu.

        Masa kecil yang dilalui Ria bisa dikatakan tidak begitu membahagiakan. Menjadi salah satu korban pembullyan dan pengencetan sejak TK merupakan salah satu kenangan buruk yang terus melekat diotak Ria hingga kini. Selalu menjadi bahan ledekan disekolah sewaktu SD. Tekanan dan siksaan dari sang Ibu ketika gagal meraih juara 1. Tamparan ketika tidak sengaja menumpahkan gelas, lecutan rotan ketika mendapat nilai kecil, belum termasuk umpatan-umpatan ketika tidak sempurna dalam mengerjakan perintah sang Ibu. dan tidak ada satu pun yang tahu dari teman-teman maupun keluarga Ria yang mengetahuinya.
        Masa-masa SMP?
Tidak ada yang begitu beda dari kehidupan SD. Cuma belajar berorganisasi dan mulai belajar yang namanya cinta. Masih terlalu dini memang. Organisasi merupakan wadah bagi Ria tuk mulai mengenal dunia luar dan berkumpul dengan teman-teman. Sejujurnya Ria tidak tahan dengan pengitan yang dilakukan ibunya. Dan ia pun berfikir dengan bergabung diorganisasi itulah satu-satunya jalan ia mengenal lingkungannya dan kumpul lama dengan teman-temannya. Yaaah, walau selalu ditongkrongin. Malu memang, menjadi anak yang selalu diawasi seperti anak bayi. Namanya juga anak pingit. OSPEK dari malam sampe pagi pun masih ditungguin -_-
         Cinta? Pertama kali mencoba yang namanya pacaran saat kelas 1 SMP. Ria mencoba berpacaran dengan si A yang mengatakan bahwa Ria adalah cinta pertamanya. Karena takut ketahuan dengan ortu Ria yang otoriter maka backstreetlah mereka. Sampe suatu hari karena ga tahu caranya pacaran, ditambah lagi ibunda Ria yang pernah memergoki si A bermotor ria di dekat rumah (waktu itu mendekati magrib) langsung memarahi Ria habis-habisan sampe ada adegan pemukulan yang mengakibatkan badan Ria biru-biru karena berusaha membela si A. Berhubung takut si A mendapat masalah dan Ria juga bingung caranya berpacaran akhirnya dengan berat Ria meminta putus dengan si A walau sesungguhnya Ria nyaman dengan A.
         Setelah putus dengan A, Ria mencoba berpcaran dengan si J. Namun , kandas karena si J yang pengen fokus sekolah. Berikut dan berikutnya kisah asmara Ria selalu kandas karena perselingkuhan. Karena kebanyakan galau diselingkuhin, terlalu aktif di organisasi, banyak ikut lomba-lomba, membuat Ria tidak fokus belajar dan rangking terpuruk di 29. Tapi alhamdulilah, masih bisa masuk salah satu SMA Favorit di Kota nya tanpa tes dengan mengunakan rapor dan piagam Lomba.
Dan semua cerita hitam kehidupan Ria dimulai di SMA.
|
|
         Pengalaman pahit yang pertama kali dialami Ria adalah percobaan pemerkosaan yang dilakukan mantannya si R karena R sakit hati hubungan mereka kandas (tidak direstui ibunya Ria). Saat itu hari Jumat, keadaan di sekolah Ria lagi sepi dan si R masuk ke dalam sekolah. Ria yang tidak sadar bahwa dirinya dibuntutin oleh R dari belakang yang akhirnya R memukul Ria dari belakang dengan benda tumpul. Ria yang pingsan tidak ingat apa-apa, yang Ria tahu ketika terbangun dirinya berada disalah satu sudut sekolah bersama Y (kekasihnya saat itu) dan teman-temannya yang memukuli R. Sejak saat itu R pun mulai meneror Ria dengan berbagai cara.
          Ria pun berusaha tetap tegar karena ada Y yang selalu disampingnya. Semua itu berakhir dengan R yang masuk penjara gara-gara kasus penadahan. Walau pada akhirnya Ria dan Y putus karena kesalahan Y yang berubah dan menyia-yiakan Ria, hingga R lelah dan memutuskan hubungan itu setelah kurang lebih setengah masa SMAnya. Track Rekor akademik Ria di SMA lebih baik dari pada SMP. Selalu masuk 10 besar, menjadi calon delegasi yang diutamakan untuk lomba-lomba, juara nasional, hingga berhasil menjadi peserta olimpiade tingkat Nasional dan peserta lomba Internasional.
         Semua itu pun tidak luput dari suka duka dengan para guru dan rekan-rekannya. Pernah dikatakan anak Setan, mendapat berbagai fitnah, suka digunjing oleh para guru dikantor, selalu dihalang-halangi ketika akan pergi lomba. Ria tetap mencoba tetap tersenyum, walau banyak kegagalan dan kecurangan yang dialaminya.
Namun.....................................................................................................................................
Itu semua belum sebanding dengan apa yang terjadi setelah itu semua......
Saat itu, bulan Maret.
Ya bulan yang tak akan pernah terlupakan seumur hidup Ria...
Ketika itu papanya mendapat dinas ke luar negeri , ibu dan neneknya umroh. Karena semua bertepatan dengan Ujian Nasional Tingkat Sekolah, maka keluarga sepakat untuk menitipkan Ria dirumah saudara terdekat mereka.
Itulah yang menjadi awal malampetaka semua ini.
          Awalnya semua berjalan dengan baik-baik saja, tanpa adanya hal yang aneh. Sampai suatu ketika entah apa alasannya kenapa pagi-pagi Paman Ria bertanya;
"Ria, kamu ultah tanggal berapa?" tanya Paman , "tanggal 14 Mei 1995. kenapa Yah?" jawab Ria. Ria memang paling dekat dengan keluarga Pamannya ini. Sampai-sampai memanggil paman dengan sebutan "Ayah"... iya Ayah.......
"Berarti kamu menstruasi tanggal segitu donk?" tanya paman lagi. "Wah nentu. kenapa yah?" jawab Ria spontan. "Oh gpp".
|
|
Siangnya...
Ketika Ria yang lapar dan ingin memasak di dapur. Tiba-tiba didatangi sang Ayah. Karena tidak menaruh curiga, Ria pun tidak mempermasalahkan kedatangan sang Ayah. Namun, seketika Ria dikagetkan oleh sergapan dan pukulan dari belakang. Sakit.... mau berteriak mulutnya dibekap, berusaha berontak namun kalah tenaga.. Dan akhirnya dengan kesakitan dan tak rela saat itu sang Ayah mengambil mahkota Ria.

Muka pucat, lidah kelu, air mata bercucuran, dan Shock habis. Membuat Ria tidak berhenti meratapi apa yang terjadi, sampai-sampai hampir selama seminggu Ria tidak pernah tidur sama sekali. Tidak konsen ujian. Dunia serasa kiamat, seperti tiada harapan..
Selalu dan selalu dibayangi dengan kejadian tersebut... Tidak ada tempat berbagi cerita ,, itu yang membuat rasa lebih Sakit...sangat Sakit...

     Ada pun yang sedikit menghibur adalah kehadiran si F. F yg merupakan mantan Ria saat SMP datang selalu menamani Ria, mengihibur, dan memberikan kasih sayang seperti ingin balikan kepada Ria. Sampai-sampai Ria tahu , bahwa F hanya menjadikan Ria sebagai pelarian dan pelampiasan F yang sakit hati karena diputusin oleh pacarnya N. yang membuat Ria sakit hati lagi adalah perkataan F yang mengatakan bahwa Ria "terlalu sempurna untu dirinya. Dan pasti ada lelaki yang lebih baik dari F untuk Ria." What the SHIT REASON. Ria pun terpuruk lagi. Sakit hati...
Tidak ada yang membuat konsentrasi dalam mengerjakan Ujian Nasional. Soal demi soal dikerjakan Ria apa adanya , mengandalkan kemampuan nya selama ini dan kunci iseng-iseng dipegang yang ternyata memang tidak ada yang cocok. HAHAHAHA


Sehabis perpisahan SMA. Ria memutuskan untuk merantau keluar daerahnya. Kos disalah satu kota besar di Indonesia untuk masuk PTN. Sambil mencoba melupakan apa yang terjadi, seperti mencoba berusaha lari dari kenyataan...

     Tidak lama setelah merantau, tiba-tiba Ria dihubungi oleh si A. Her first boyfriend. Kaget iya, seneng iya, bingung iya, cuek iya. Awalnya Ria bersikap dingin, namun entah apa yang merasukinya membuat Ria mulai bersikap terbuka dan baik kepada A. Sampai-sampai Ria nekat pergi ke tempat A sendirian naik kereta api, yang latar belakangnya Ria tidak pernah naik kereta api, sendirian lagi.
      Dan gregetnya selama di Kereta Ria tidak tidur satu detik pun. Sesuatu. Tidak lama bersama dengan si A, Ria dan A pun balikan. Walau..... walau saat itu. Ria sadar dengan keadaan Ria yang sebenarnya dan keadaan A yang belum bisa menyukai Ria seperti yang dulu karena masih menyukai setengah mati mantanya yang belum lama putus.
      Hubungan ini pun tidak berlangsung dengan lama... Tidak....
Perasaan memang tidak bisa dipaksakan.... A yang jujur tidak bisa bertahan dengan hubungan dan hati yang setengah-setengah pun melepaskan Ria. Ria pun mencoba mengikhlaskan semua ini walau hatinya hancur.

Ia tertawa, namun dalam hatinya menangis....
Dan hal yang membuat dia hancur bukan karena A yang tidak bisa menyukai Ria seperti dulu,.
namun kata-kata A yang juga mengatakan bahwa Ria sempurna dan tinggi untuk A.
Ibarat kata , Ria adalah Kemeja yang kebesaran untuk Ria....

Dan saat ini, Ria selalu dan selalu mencari cara tuk menyembunyikan rasa sakitnya.
Rasa sedihnya
Rasa amarahnya.
Pengecut memang , berusaha lari dari kenyataaan.
Pendusta memang , berusaha membohongi perasaan diri sendiri.
Lemah memang , tidak bisa sekuat apa yang dibayangkan.
Namun, Ria selalu berusaha bangkit dari semua keterpurukannya.

Yak , inilah yang ada dibalik kesempurnaan seorang Ria yang dipuji banyak orang.
Sesungguhnya saudara-saudara, tidak ada yang sempurna didunia ini kecuali Tuhan.
Begitu pun manusia, yang ada mereka hanya berusaha berpura-pura kuat.

   
     

0 komentar: