Blog Asik
Jangan lupa RSS meimiaw :)
Bookmark
di Browser kamu
Punya pertanyaan?
Kirim email ke Mei!

Sabtu, 29 Juni 2013

Sabar

0 komentar
“Seseorang yang ahli dalam hal kesabaran adalah orang yang ahli dalam segala hal” – Goerge Savile

Dear Pembaca yang sabar,
          Ada pepatah yang mengatakan bahwa Roma tidak dibangun dalam kurun waktu sehari. Demikian juga kesuksesan tidak bisa dicapai secara instan.  Untuk mencapai tujuan dibutuhkan sebuah perjuangan dan kesabaran.
          Kesabaran adalah kunci  dan fondasi untuk membangun kesuksesan.  Jika anda dicemoohkan orang, dipandang sebelah mata, dikucilkan, mendapat penolakan, menghadapi rintangan, banyak yang menghalangi, atau belum mendapatkan hasil yang maksimal dari usaha-usaha yang ada lakukan selama ini, jangan menyerah maka bersabarlah.
          Sebelum menjadi orang terkaya di dunia versi majalah Forbes, Bill
Gates selama bertahun-tahun menerima pendapatan dari software ciptaannya hanya $2 per hari. Nilai yang lebih rendah dari gaji seorang pegawai rendahan sekalipun di Amerika. Tapi Bill Gates tetap sabar dan yakin dalam menjalankan bisnisnya.
Demikian juga J.K Rowling, novelis Harry Potter yang sangat
mendunia. Sebelum sebuah penerbit kecil di Inggris, Bloomsbury menerbitkan novel Harry Potter, J.K Rowling  menghadapi 12 kali penolakan terhadap manuskripnya. Seandainya J.K Rowling menyerah dan tidak sabar dalam menghadapi 12 penolakan tersebut, kita tidak pernah membaca hasil karyanya menakjubkan itu dan ia pun tidak sesukses seperti sekarang ini.   
           Memang, merealisasikan kesabaran tidak semudah mengatakannya. Tapi bukankah ada baiknya mencoba sedikit demi sedikit? Alah bisa, karena biasa bukan?

Miawers, jika Anda merasa sudah cukup bersabar. Tambahkan lagi dosis sabar Anda. Perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan adalah pada kesabaran dan ketekunan.
Karena dengan sabar kita bisa mengendalikan emosi yang dapat melunturkan tingkat kefokusan dalam mengerjakan atau memikirkan sesuatu. Karena dengan ketekunan kita bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas pekerjaan kita.

0 komentar: