Blog Asik
Jangan lupa RSS meimiaw :)
Bookmark
di Browser kamu
Punya pertanyaan?
Kirim email ke Mei!

Selasa, 23 Juli 2013

Punya Pacar Tapi Masih Ngejar Mantan? Kenapa Ya?

0 komentar
Dear Miawers, 

                Jatuh cinta dan patah hati seolah pasangan yang tak terpisahkan. Ketika hati mencintai seseorang, bukan tidak mungkin suatu saat akan berpisah dan tidak lama bersama. Ketika patah hati datang, hidup rasanya berantakan dan tidak ada gairah. Namun waktu terus melaju dan tidak akan menunggu kita untuk terus menangis tersedu. Beberapa orang memilih untuk memiliki kekasih baru, walau hati masih tersangkut di masa lalu. Bila sudah bersama orang yang dicintai, tapi masih sering menghubungi atau memikirkan bahkan menjaga perasaan sang mantan, apa yang membuat hal itu terjadi?

1. Belum benar-benar move on
Memiliki kekasih lagi bukan berarti luka hati sudah tersembuhkan. Terkadang masih ada sayatan menganga lebar dan masih berharap bahwa mantan lah yang mengisi kekosongan. Mungkin yang ada dalam pikiran adalah 'memiliki pengganti bukan berarti si mantan sudah terganti'.

2. Tidak ingin mantan pergi
Walau sudah putus, perasaan tidak rela untuk kehilangan bisa saja ada. Masih ingin kehadirannya, masih ingin dia ada dalam hari-hari memicu seseorang untuk masih menghubungi mantan dan membiarkannya tetap ada dalam masa sekarang. Hal ini bisa terjadi karena putusnya suatu hubungan hanya diinginkan oleh salah satu pasangan saja.

3. Tidak ada yang lebih baik dari mantan
Sudah mencoba jatuh cinta, mencoba menjalani hubungan baru dengan orang lain dan masih merindukan mantan? Maka itu adalah tanda seseorang masih belum bisa menerapkan dalam pikirannya bahwa seseorang yang sudah pergi tidak seharusnya terus menerus diingat dan diminta untuk tinggal. Menjalani hubungan dengan kekasih yang sekarang namun masih berpikir bahwa mantan adalah yang terbaik, adalah pemicu untuk tetap ingin terus menerus menghubungi dan bertemu dengan mantan.

                Bila sudah memutuskan untuk membangun kisah baru dengan orang lain maka langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah merelakan masa lalu pergi dan menutup buku kenangan. Tidak ada gunanya mencoba menyeret masa lalu ke masa sekarang, karena setiap orang berhak bahagia termasuk yang sudah patah hati berat sekalipun. Lupakan mantan dan melangkahlah ke depan untuk mencapai kebahagiaan.

0 komentar: